logo-raywhite-offcanvas

14 Jan 2026 NEWS 7 min read

Perbedaan Tinggal di Cluster dan Townhouse, Mana yang Lebih Nyaman untuk Hunian Anda

Ketika membicarakan kawasan hunian modern, istilah cluster dan townhouse sering muncul dalam berbagai iklan properti. Keduanya memang populer di kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, Tangerang, ...

Ketika membicarakan kawasan hunian modern, istilah cluster dan townhouse sering muncul dalam berbagai iklan properti. Keduanya memang populer di kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, Tangerang, hingga Bekasi, terutama karena desain lingkungannya yang lebih tertata, aman, dan memberikan gaya hidup praktis bagi penghuninya. Namun, banyak orang masih bingung apa sebenarnya perbedaan antara tinggal di cluster dan townhouse. 

Meski sama-sama merupakan hunian eksklusif yang memiliki kesan modern dan privat, tetapi keduanya menawarkan konsep yang tidak sepenuhnya sama. Untuk Anda yang sedang mempertimbangkan untuk membeli hunian baru, memahami perbedaan ini sangat penting agar pilihan yang diambil sepenuhnya sesuai kebutuhan keluarga. 

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai karakteristik keduanya serta kelebihan dan kekurangannya sehingga Anda bisa membuat keputusan yang lebih tepat.

Apa Itu Cluster dan Townhouse?

Cluster adalah kawasan hunian yang terdiri dari beberapa blok perumahan dengan sistem pengamanan ketat seperti one gate system dan penjagaan keamanan selama 24 jam. Secara konsep, cluster lebih menonjolkan privasi dan kenyamanan penghuni dengan jalanan yang tidak terlalu ramai serta desain lingkungan yang seragam. Biasanya, cluster tergabung dalam area perumahan yang lebih besar dan masih memiliki hubungan dengan fasilitas-fasilitas umum di dalam kompleks tersebut seperti taman bermain, minimarket, lapangan olahraga, hingga club house.

Pada umumnya, rumah di cluster memiliki desain yang dibuat konsisten mengikuti satu tema atau arsitektur tertentu, sehingga memberikan kesan modern dan rapi. Penghuni cluster tidak hanya mendapatkan kenyamanan secara visual, tetapi juga suasana hidup yang lebih tenang karena lingkungan tidak bebas diakses publik. Konsep ini cocok bagi keluarga yang mendambakan keamanan dan kepraktisan tanpa perlu tinggal di perumahan mewah dengan harga yang terlalu tinggi.

Sementara itu, townhouse dikenal sebagai hunian eksklusif yang biasanya berada di pusat kota atau area strategis yang dekat dengan pusat aktivitas. Berbeda dengan cluster yang skalanya besar, townhouse memiliki jumlah unit yang lebih sedikit, biasanya mulai dari 10 hingga 50 unit saja. 

Konsep townhouse terinspirasi dari hunian urban di negara-negara barat yang bersifat compact namun tetap mewah. Karena lokasinya sering kali berada di area premium yang sulit mendapatkan lahan luas, desain townhouse dibuat lebih vertikal dengan dua hingga tiga lantai di setiap unitnya.

Townhouse juga memberikan fasilitas eksklusif seperti sistem keamanan 24 jam, private access, dan area komunal terbatas untuk penghuni saja. Suasana di dalam kawasan townhouse dibuat lebih privat dan berkelas, sehingga tidak sembarang orang bisa keluar masuk area tersebut. Tidak heran, townhouse banyak dipilih oleh para profesional muda atau keluarga kecil yang membutuhkan hunian nyaman di lokasi yang dekat dengan tempat kerja.

Perbedaan Lingkungan dan Skala Hunian

Jika dilihat dari skala pembangunan, cluster umumnya jauh lebih luas karena terdiri dari beberapa blok rumah. Lingkungannya bisa memiliki ratusan unit yang masih berada di bawah pengelolaan yang sama. Hal ini membuat cluster sering dilengkapi fasilitas umum yang lebih lengkap seperti taman hijau, sarana olahraga, hingga jogging track, karena lahan lebih memadai.

Sebaliknya, townhouse terkesan seperti komunitas kecil dan eksklusif karena dibangun dalam jumlah terbatas. Meskipun fasilitasnya tidak sebanyak cluster, namun kualitas infrastrukturnya biasanya lebih premium. Dengan jumlah penghuni yang lebih sedikit, interaksi sosial di townhouse cenderung lebih erat dan personal, namun juga memberi tingkat privasi yang lebih tinggi.

Perbedaan Segi Keamanan Cluster vs Townhouse

Dari segi keamanan, keduanya sama-sama menerapkan sistem gerbang tunggal dan penjagaan selama 24 jam. Namun, townhouse sering memiliki level eksklusivitas yang lebih tinggi. Beberapa townhouse bahkan menerapkan akses gerbang otomatis, CCTV di setiap sudut, hingga kartu akses untuk penghuni.

Sementara itu, meskipun cluster juga memiliki fitur keamanan yang baik, sistemnya biasanya mengakomodasi area yang lebih luas sehingga kemungkinan akses orang luar lebih besar. Namun begitu, pengelolaan keamanan yang profesional tetap mampu memberikan kenyamanan bagi penghuni cluster, terutama jika pengembangnya sudah terpercaya.

Perbedaan Segi Lokasi dan Aksesibilitas

Cluster biasanya berada di area perkembangan baru atau kawasan penyangga kota seperti pinggiran Jakarta. Lokasi ini memberikan suasana yang lebih segar dan bebas dari kemacetan parah, serta harga rumah yang cenderung lebih terjangkau. Kelemahannya, akses menuju fasilitas publik seperti transportasi umum, sekolah, atau pusat perbelanjaan mungkin sedikit lebih jauh.

Townhouse justru banyak dibangun di pusat kota atau area yang sudah berkembang baik. Mobilitas penghuni menjadi lebih mudah karena dekat dengan berbagai fasilitas publik. Namun, lokasinya yang strategis membuat harga unit townhouse jauh lebih tinggi dibandingkan cluster. Selain itu, lingkungan perkotaan juga lebih padat dan ramai sehingga suasana hidup mungkin terasa lebih sibuk.

Harga dan Sistem Kepemilikan

Jika berbicara soal harga, cluster lebih fleksibel karena tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari kelas menengah hingga premium. Hal ini membuat cluster menjadi pilihan yang banyak diminati keluarga baru yang ingin memiliki rumah sendiri tanpa harus keluar dari area perkotaan sepenuhnya.

Townhouse umumnya dipasarkan dengan harga yang lebih tinggi karena jumlah unit terbatas, desain rumah berkonsep mewah, serta lokasi yang sangat strategis. Hunian ini lebih menyasar kaum profesional atau kalangan menengah atas yang menjadikan rumah sebagai bentuk investasi properti bernilai tinggi.

Desain dan Fasilitas Rumah

Dari sisi desain, rumah pada cluster biasanya seragam atau mengikuti tema yang sudah ditentukan oleh pengembang. Ukurannya juga lebih variatif, mulai dari tipe kecil hingga besar, sehingga penghuni bisa menyesuaikan kondisi ekonomi mereka. Fasilitas yang disediakan juga lebih umum dan dipakai bersama seluruh penghuni dalam kompleks tersebut.

Sementara townhouse mengedepankan fitur premium pada setiap unit seperti interior modern, smart home system, private carport, hingga rooftop garden pada beberapa tipe tertentu. Karena jumlah penghuni terbatas, fasilitas komunal juga dibuat lebih mewah dan privat.

Privasi dan Kenyamanan Hidup

Privasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih hunian. Cluster menawarkan lingkungan yang tertutup namun tetap memungkinkan interaksi sosial yang cukup ramai karena jumlah keluarga yang tinggal lebih banyak. Ini cocok untuk keluarga dengan anak kecil karena lingkungan cenderung lebih hidup dan banyak teman bermain. Townhouse menghadirkan suasana yang lebih tenang dan eksklusif karena dihuni lebih sedikit orang. Hal ini tentu memberikan privasi lebih baik, namun interaksi dengan tetangga bisa lebih terbatas.

Fleksibilitas Renovasi dan Aturan Pengelolaan

Pengelolaan cluster biasanya memiliki peraturan lingkungan seperti desain pagar, warna cat, hingga batasan renovasi agar tampilan lingkungan tetap rapi dan serasi. Hal ini bisa menjadi kelebihan karena menjaga estetika kawasan, meskipun bagi sebagian orang mungkin dianggap membatasi kreativitas dalam mendesain rumah.

Townhouse pun memiliki aturan tersendiri, terkadang lebih ketat karena menjaga konsep mewah dan eksklusifitas kawasan. Renovasi sebagian besar harus mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan, terutama pada tampilan fasad dan struktur bangunan.

Investasi Properti: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dari sisi investasi, townhouse memiliki potensi capital gain yang besar karena berada di area premium yang terus berkembang. Nilai jualnya relatif stabil bahkan cenderung meningkat karena unitnya terbatas dan permintaan tinggi.

Namun cluster juga memiliki nilai investasi yang menjanjikan jika terletak di kawasan pengembangan baru yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi. Apalagi jika dikembangkan oleh pengembang terkenal, nilai properti bisa meningkat secara signifikan seiring pembangunan infrastruktur di sekitarnya.

Memilih antara cluster dan townhouse tidak bisa hanya dilihat dari popularitas atau penampilan luarnya saja. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan menawarkan kenyamanan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penghuninya. 

Jika Anda mendambakan hunian yang lebih luas dengan lingkungan ramah keluarga dan fasilitas umum yang lengkap, maka cluster bisa menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda seorang profesional dengan mobilitas tinggi dan membutuhkan hunian eksklusif yang dekat dengan pusat kota, maka townhouse bisa menjadi opsi yang paling ideal.

Keputusan terbaik bergantung pada gaya hidup, kebutuhan, dan kemampuan finansial Anda. Pastikan Anda mempertimbangkan seluruh aspek mulai dari lokasi, keamanan, potensi investasi, hingga fasilitas yang ditawarkan sebelum membeli. Dengan pemahaman yang lebih jelas tentang perbedaan cluster dan townhouse, kini Anda dapat menentukan hunian yang paling sesuai dengan impian dan kenyamanan keluarga.

Jika Anda sedang mencari properti yang aman, nyaman dan berada di lokasi strategis,  Anda bisa jatuhkan pilihan ke Ray White CBD Jakarta. Ray White CBD Jakarta hadir untuk membantu Anda berikan solusi properti terbaik. Ray White telah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang properti. Dapatkan informasi lebih lanjut di website Ray White CBD Jakarta di https://cbdjakarta.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)