logo-raywhite-offcanvas

12 Sep 2026 NEWS 8 min read
Tips Ampuh Merawat Kasur Busa agar Tetap Awet dan Nyaman Dipakai

Tips Ampuh Merawat Kasur Busa agar Tetap Awet dan Nyaman Dipakai

Menjemur kasur sering dianggap sebagai cara paling mudah untuk membuatnya kembali segar. Paparan sinar matahari memang dapat membantu mengurangi kelembaban, tetapi kasur busa sebaiknya tidak terlalu lama diletakkan di bawah sinar matahari langsung dan terik.

Panas yang berlebihan dapat mempengaruhi material busa, terutama jika dilakukan terlalu sering atau dalam waktu yang lama. Karena itu, jika ingin mengeringkan atau mengangin-anginkan kasur, pilih waktu ketika matahari tidak terlalu menyengat.

Kasur juga sebaiknya ditempatkan di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Dengan begitu, kelembapan di dalam kasur dapat berkurang tanpa harus membuat materialnya terus-menerus terpapar panas tinggi. Jika memungkinkan, buka jendela kamar pada pagi atau siang hari agar udara dapat masuk dan membantu mengurangi kondisi lembab di sekitar tempat tidur.

Rutin Bersihkan Debu pada Permukaan Kasur

Tanpa disadari, kasur dapat menjadi tempat menempelnya debu, rambut, serpihan makanan, dan kotoran lainnya. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kotoran tersebut dapat masuk ke sela-sela permukaan kasur dan membuatnya terasa kurang bersih.

Untuk membersihkannya, gunakan vacuum cleaner dengan daya yang sesuai. Bersihkan seluruh permukaan kasur secara perlahan, termasuk bagian sudut dan sisi-sisinya. Jika tidak memiliki vacuum cleaner, permukaan kasur bisa dibersihkan menggunakan alat khusus yang tidak merusak lapisan busa.

Sebaiknya hindari memukul-mukul kasur terlalu keras. Kebiasaan tersebut memang dapat membuat debu keluar, tetapi tekanan yang berulang dan terlalu kuat berpotensi membuat struktur kasur lebih cepat berubah.

Membersihkan kasur secara rutin juga membantu menjaga kamar tetap nyaman. Idealnya, pembersihan dilakukan secara berkala, sementara sprei tetap diganti lebih sering sesuai kebutuhan.

Gunakan Sprei dan Pelindung Kasur

Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kasur busa adalah menggunakan sprei dan pelindung kasur. Lapisan tersebut menjadi penghalang antara tubuh dan permukaan kasur sehingga keringat, minyak dari kulit, debu, maupun kotoran tidak langsung mengenai kasur.

Pelindung kasur juga sangat berguna bagi Anda yang memiliki anak kecil di rumah. Jika terjadi tumpahan minuman atau cairan lainnya, pelindung dapat membantu mengurangi risiko cairan masuk terlalu dalam ke dalam kasur. Pilih pelindung kasur yang ukurannya sesuai agar tidak mudah bergeser ketika digunakan. Jangan lupa mencuci sprei dan pelindung secara rutin agar tempat tidur tetap bersih dan nyaman.

Hindari Makan dan Minum di Atas Kasur

Makan sambil menonton film di atas tempat tidur memang terasa menyenangkan. Namun, kebiasaan tersebut dapat menjadi salah satu penyebab kasur lebih cepat kotor.

Remahan makanan dapat masuk ke sela-sela kasur, sedangkan minuman yang tumpah bisa meresap ke dalam busa. Jika tidak segera ditangani, kondisi lembab akibat tumpahan cairan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan membuat kasur sulit dibersihkan.

Karena itu, sebisa mungkin gunakan meja atau area makan ketika ingin menikmati makanan. Jika memang sesekali makan di tempat tidur, pastikan tidak meninggalkan sisa makanan dan segera bersihkan apabila terjadi tumpahan. Kebiasaan kecil seperti ini dapat memberikan pengaruh besar terhadap kebersihan dan usia pakai kasur.

Jangan Membiarkan Kasur Terkena Air Terlalu Lama

Kasur busa dan air bukan kombinasi yang baik. Busa memiliki kemampuan menyerap cairan sehingga ketika terkena banyak air, bagian dalamnya bisa menjadi lembab dan membutuhkan waktu lama untuk benar-benar kering.

Masalahnya, bagian luar kasur terkadang sudah terasa kering, sementara bagian dalamnya masih menyimpan kelembaban. Kondisi tersebut dapat membuat kasur berbau dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya jamur apabila tidak ditangani dengan baik.

Jika kasur terkena tumpahan cairan, segera tekan bagian yang basah menggunakan kain atau handuk kering. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat membuat cairan semakin menyebar. Setelah itu, angin-anginkan kasur di tempat dengan sirkulasi udara yang baik sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Sesekali Balik atau Putar Posisi Kasur

Kasur yang digunakan pada posisi yang sama setiap hari akan menerima tekanan di bagian tertentu secara terus-menerus. Akibatnya, area yang sering digunakan bisa lebih cepat mengalami perubahan bentuk atau menjadi cekung.

Untuk membantu membuat tekanan lebih merata, kasur dapat diputar secara berkala. Misalnya, bagian kepala dan kaki ditukar posisinya. Namun, tidak semua jenis kasur dirancang untuk dibalik dari atas ke bawah. Karena itu, perhatikan petunjuk perawatan dari produsen sebelum membalik kasur.

Jika kasur memang memiliki desain satu sisi, cukup putar posisinya secara berkala tanpa membalik permukaan atas dan bawah. Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi tekanan yang terus berada di satu titik.

Perhatikan Alas atau Rangka Tempat Tidur

Kondisi kasur tidak hanya dipengaruhi oleh cara penggunaannya. Alas tempat tidur juga memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan kasur busa. Pastikan rangka atau dipan memiliki permukaan yang kuat dan mampu menopang kasur secara merata. Jika terdapat bagian yang patah, terlalu renggang, atau tidak rata, segera lakukan perbaikan.

Alas yang tidak sesuai dapat membuat beberapa bagian kasur menerima tekanan lebih besar. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menyebabkan kasur berubah bentuk lebih cepat. Selain itu, bersihkan bagian bawah kasur dan rangka secara rutin. Area tersebut sering terlupakan meskipun debu dan kotoran dapat menumpuk di sana.

Jangan Melipat Kasur Busa Sembarangan

Kasur busa memiliki sifat yang cukup fleksibel, tetapi bukan berarti bisa dilipat sesuka hati. Kasur yang terlalu sering ditekuk atau dilipat secara paksa dapat mengalami perubahan bentuk, terutama jika dilakukan dalam waktu lama.

Karena itu, ketika memindahkan kasur, usahakan tidak menarik atau menekuknya secara berlebihan. Jika ukuran kasur cukup besar dan berat, sebaiknya minta bantuan orang lain agar proses pemindahan lebih aman. Hindari juga menaruh benda berat di atas kasur dalam waktu lama. Beban yang terlalu besar dapat memberikan tekanan pada permukaan busa dan membuat bentuknya berubah.

Jaga Sirkulasi Udara di Dalam Kamar

Kamar yang terlalu lembab dapat mempengaruhi kondisi berbagai perlengkapan rumah, termasuk kasur. Sirkulasi udara yang buruk membuat kelembapan lebih sulit keluar sehingga kamar terasa pengap. Untuk mengatasinya, biasakan membuka jendela pada waktu yang tepat agar udara dapat berganti. Jika kamar tidak memiliki ventilasi yang cukup, penggunaan kipas atau alat pengatur kelembaban dapat dipertimbangkan sesuai kondisi ruangan.

Jangan langsung merapikan tempat tidur setelah bangun tidur jika kasur dan selimut masih terasa lembab karena keringat. Berikan waktu agar tempat tidur mendapatkan udara terlebih dahulu sebelum ditutup kembali dengan selimut atau bed cover. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu tempat tidur terasa lebih segar ketika digunakan pada malam hari.

Segera Bersihkan Noda pada Kasur

Noda yang dibiarkan terlalu lama biasanya akan semakin sulit dibersihkan. Karena itu, ketika terjadi tumpahan atau muncul noda pada kasur, sebaiknya segera ditangani.

Gunakan kain bersih untuk menyerap cairan sebanyak mungkin. Hindari langsung membasahi seluruh bagian kasur karena busa membutuhkan waktu cukup lama untuk mengering.

Untuk produk pembersih, jangan menggunakan bahan secara sembarangan. Beberapa cairan pembersih yang terlalu keras dapat merusak material atau meninggalkan bau yang mengganggu. Jika ragu, gunakan metode pembersihan yang direkomendasikan oleh produsen kasur. Yang tidak kalah penting, jangan menggunakan kasur sebelum bagian yang dibersihkan benar-benar kering.

Hindari Kebiasaan Duduk di Satu Titik

Kasur memang dibuat untuk menopang tubuh saat tidur, tetapi penggunaan yang tidak tepat dapat membuatnya lebih cepat berubah bentuk. Salah satunya adalah kebiasaan duduk di satu titik yang sama, terutama di bagian tepi kasur.

Jika dilakukan setiap hari, tekanan yang terkonsentrasi pada area tersebut dapat membuat busa lebih cepat kehilangan bentuknya. Begitu pula dengan kebiasaan berdiri atau melompat di atas kasur.

Bagi orang dewasa, kasur sebaiknya digunakan sesuai fungsi utamanya, yaitu untuk tidur dan beristirahat. Jika memiliki anak yang senang bermain di atas tempat tidur, sebaiknya tetap berikan batasan agar kasur tidak menerima tekanan berlebihan.

Jangan Menunggu Kasur Rusak untuk Merawatnya

Kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah baru merawat kasur ketika kondisinya sudah bermasalah. Padahal, perawatan seharusnya dilakukan sejak awal agar kerusakan dapat diminimalkan.

Kasur yang mulai terasa tidak nyaman, berubah bentuk, mengeluarkan bau, atau memiliki noda yang sulit dihilangkan sebaiknya segera diperiksa. Jangan menunggu sampai kerusakannya semakin parah.

Perhatikan juga usia dan kondisi kasur. Setiap jenis dan kualitas kasur memiliki daya tahan yang berbeda, sehingga tidak ada angka pasti bahwa semua kasur harus bertahan dalam jangka waktu yang sama. Cara penggunaan, berat pengguna, kualitas material, serta perawatan sehari-hari semuanya dapat memengaruhi umur kasur.

Merawat kasur busa agar tetap awet sebenarnya tidak membutuhkan cara yang rumit. Membersihkan debu secara rutin, menggunakan pelindung kasur, menjaga kamar tetap memiliki sirkulasi udara yang baik, serta menghindari tumpahan cairan merupakan beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Selain itu, perhatikan pula cara menggunakan dan memindahkan kasur. Jangan memberikan tekanan berlebihan pada satu titik, jangan melipat kasur sembarangan, dan pastikan alas tempat tidur mampu menopangnya dengan baik.

Dengan perawatan yang dilakukan secara rutin, kasur busa dapat tetap bersih, nyaman, dan terjaga kondisinya lebih lama. Pada akhirnya, menjaga kasur bukan hanya soal membuatnya terlihat bersih, tetapi juga menciptakan tempat tidur yang nyaman sehingga waktu istirahat di rumah menjadi lebih berkualitas.

Jika Anda sedang mencari properti yang aman, nyaman dan berada di lokasi strategis,  Anda bisa jatuhkan pilihan ke Ray White CBD Jakarta. Ray White CBD Jakarta hadir untuk membantu Anda berikan solusi properti terbaik. Ray White telah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang properti. Dapatkan informasi lebih lanjut di website Ray White CBD Jakarta di https://cbdjakarta.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Gisela Milenie Erjorena (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)