Menjaga rumah tetap aman dan nyaman adalah keinginan semua orang, apalagi bagi mereka yang tinggal di daerah dengan lingkungan yang masih banyak pepohonan atau lahan kosong. Salah satu gangguan yang sering membuat resah adalah kemunculan ular di sekitar rumah.
Meski tidak semua ular berbahaya, keberadaannya tentu tetap menimbulkan rasa takut. Untungnya, ada beberapa jenis tanaman yang dipercaya bisa membantu mengusir ular secara alami. Aroma, tekstur, hingga zat tertentu yang terkandung di dalam tanaman tersebut membuat ular enggan mendekat.
Artikel ini akan membahas dengan lengkap tanaman-tanaman rumah yang bisa menjadi “pengusir ular” serta bagaimana cara merawat dan menatanya agar lebih efektif.
Mengapa Ular Bisa Masuk ke Area Rumah?
Sebelum membahas tanaman pengusir ular, penting untuk memahami alasan ular bisa memasuki area rumah. Hal pertama yang menjadi faktornya adalah lingkungan yang lembab, banyak semak, tumpukan barang tidak terpakai, serta keberadaan tikus bisa menjadi faktor utama.
Mereka mencari tempat yang aman, lembab, dan memiliki sumber makanan. Karena itu, selain menanam tanaman tertentu, menjaga kebersihan lingkungan rumah juga menjadi langkah awal yang sangat penting. Kombinasi kedua hal ini dapat membantu mengurangi risiko ular masuk.
Serai Wangi (Citronella)
Serai wangi sudah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk, tetapi ternyata aromanya juga sangat tidak disukai oleh ular. Kandungan sitronelal pada tanaman ini akan mengeluarkan bau tajam yang membuat ular enggan mendekati area yang ditanami serai. Tidak hanya itu, serai wangi juga dapat memberikan manfaat lain untuk rumah, seperti aroma ruangan yang lebih segar serta bisa dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan obat herbal.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, serai wangi bisa ditanam di sepanjang pagar, sudut halaman, atau dekat pintu belakang rumah. Tanaman ini cenderung mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Cukup pastikan bahwa tanah tetap lembap dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dalam beberapa minggu, serai wangi akan berkembang cepat dan membentuk rumpun yang bisa menjadi penghalang alami bagi berbagai hewan liar, termasuk ular.
Bunga Marigold
Bunga marigold dikenal dengan warna kuning dan oranye yang cerah, cocok untuk mempercantik halaman maupun teras rumah. Namun selain memberikan tampilan menarik, marigold juga mengeluarkan aroma khas yang dapat mengusir berbagai jenis hewan pengganggu, termasuk ular. Senyawa bernama terthienyl yang terkandung dalam marigold diyakini memengaruhi sistem penciuman ular sehingga mereka lebih memilih menjauh.
Menanam marigold cukup mudah dan hanya membutuhkan sinar matahari yang cukup serta penyiraman rutin. Tanaman ini dapat ditanam pada pot besar atau langsung di tanah. Banyak orang memilih menempatkannya di jalur masuk rumah, seperti jalan setapak menuju pintu depan atau pagar halaman, untuk memberikan perlindungan alami sekaligus sentuhan warna yang mempercantik tampilan luar rumah.
Lidah Buaya (Aloe Vera)
Selain manfaatnya yang terkenal untuk kesehatan kulit, lidah buaya juga termasuk tanaman yang tidak disukai oleh ular. Daun lidah buaya yang berduri dan bertekstur keras membuat ular tidak nyaman saat melewatinya. Tanaman ini sering digunakan sebagai penghalang alami di area rumah yang sering dilalui ular, misalnya di sekitar pagar, belakang rumah, atau dekat selokan.
Keunggulan lain dari lidah buaya adalah kemampuannya bertahan dalam kondisi panas dan minim air. Artinya, tanaman ini sangat cocok bagi orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk merawat tanaman. Perawatan sederhana, seperti penyiraman ringan seminggu sekali dan sinar matahari yang cukup, sudah membuat lidah buaya tumbuh subur. Tanaman ini juga bisa menjadi dekorasi minimalis yang cocok ditempatkan di pot tanah liat di teras atau halaman rumah.
Bawang Putih
Aroma menyengat dari bawang putih ternyata juga sangat efektif dalam mengusir ular. Ular memiliki sistem penciuman yang sensitif, sehingga bau kuat dari bawang putih dapat membuatnya menjauh dengan cepat. Banyak orang memanfaatkan bawang putih bukan hanya untuk keperluan dapur, tetapi juga sebagai salah satu tanaman penghalau ular.
Anda dapat menanam bawang putih di pot kecil atau langsung di tanah. Tanaman ini lebih efektif bila ditempatkan di dekat dapur luar rumah atau area yang sering lembap. Aroma yang keluar dari tanah tempat bawang putih tumbuh akan menimbulkan efek yang tidak disukai oleh ular. Selain itu, bawang putih termasuk salah satu tanaman yang mudah tumbuh tanpa memerlukan perawatan intensif, sehingga cocok untuk diletakkan di rumah-rumah tropis.
Tanaman Mint
Mint adalah tanaman herbal dengan aroma segar yang banyak digunakan dalam minuman dan kuliner. Namun, aroma kuat dari daun mint juga menjadi penghalang yang cukup efektif bagi ular. Kandungan menthol pada tanaman mint menghasilkan bau tajam yang dapat mengganggu indera penciuman ular hingga membuatnya enggan mendekat.
Mint bisa tumbuh dengan cepat dan sering kali menyebar melebar, sehingga cocok dijadikan pagar tanaman di area tertentu. Anda bisa menanam mint dalam pot besar dan meletakkannya di area yang ingin dilindungi. Selain memberikan aroma segar di halaman atau teras, mint juga sangat mudah dirawat. Cukup siram secara teratur dan pastikan tanaman mendapatkan sedikit sinar matahari. Dengan penataan yang tepat, mint bukan hanya menjadi pengusir ular, tetapi juga tanaman dapur yang berguna.
Sansevieria (Lidah Mertua)
Sansevieria atau yang sering disebut lidah mertua adalah salah satu tanaman hias paling populer untuk rumah modern. Selain memiliki bentuk daun yang tegas dan estetik, tanaman ini juga ternyata mampu membantu mengusir ular. Bentuk daunnya yang runcing, tegap, dan kaku membuat ular tidak merasa nyaman berada di sekitarnya. Beberapa orang juga percaya bahwa aroma samar dari tanaman ini cukup mengganggu penciuman ular.
Sansevieria sangat mudah perawatannya. Tanaman ini bisa hidup dalam kondisi cahaya yang minim dan penyiraman yang jarang. Tidak heran jika sansevieria menjadi pilihan banyak orang untuk ditempatkan di sudut-sudut rumah yang jarang tersentuh cahaya matahari, seperti area dekat pintu belakang, garasi, atau sudut teras. Selain mengusir ular, sansevieria juga dikenal mampu menyaring udara, menjadikannya tanaman yang multifungsi.
Tanaman Saka Lily dan Andong Merah (Cordyline)
Dua jenis tanaman ini sering dijumpai di rumah-rumah Indonesia, terutama sebagai tanaman pagar atau pembatas area. Saka lily memiliki aroma yang kuat, sedangkan andong merah memiliki daun yang keras dan kaku, sehingga tidak nyaman bagi ular untuk melewati area ini. Kedua tanaman ini umumnya ditanam pada area-pekarangan atau sudut tanah kosong yang rawan menjadi jalur masuk ular.
Selain fungsinya yang cukup efektif, saka lily dan andong merah juga memberikan estetika tersendiri pada halaman. Warna daun andong merah yang mencolok membuat halaman terlihat lebih hidup dan rapi. Tanaman-tanaman ini tidak membutuhkan perawatan intensif, cukup disiram secara rutin dan dirawat dari gulma yang mengganggu.
Cara Menata Tanaman agar Lebih Efektif Mengusir Ular
Hanya memiliki tanaman pengusir ular saja tidak cukup. Penataannya juga harus strategis agar ular tidak menemukan celah untuk masuk. Beberapa cara yang bisa diterapkan antara lain:
1. Tanam di Titik Rawan Ular Masuk
Letakkan tanaman di sepanjang pagar, sudut rumah yang dekat kebun, dekat selokan, atau area belakang rumah yang jarang diawasi. Titik-titik tersebut menjadi salah satu titik yang sering didatangi ular, apabila Anda meletakkan tanaman tersebut di area yang sering didatangi oleh ular, maka ular akan menghindar dari area tersebut.
2. Kombinasikan Beberapa Jenis Tanaman
Ular akan semakin enggan mendekat jika aroma atau penghalang fisik datang dari berbagai sumber sekaligus. Maka dari itu Anda bisa mengkombinasikan tanaman-tanaman tersebut agar ular bisa keluar dan tidak masuk kedalam rumah
3. Hindari Semak yang Terlalu Rimbun
Meski beberapa tanaman berfungsi mengusir ular, kondisi yang terlalu rimbun justru bisa menciptakan tempat persembunyian yang nyaman. Pastikan Anda tetap memperhatikan kondisi tanaman Anda serta merawatnya dengan baik agar ular tidak bersarang didalamnya
4. Pastikan Pergantian Udara dan Cahaya Cukup
Tanaman akan tumbuh lebih sehat jika mendapatkan cahaya yang cukup dan tidak berada dalam kondisi lembap berlebihan. Anda bisa menaruh tanaman-tanaman tersebut dekat dengan cahaya agar tanaman tersebut berkembang dengan baik.
Tips Tambahan untuk Mengurangi Risiko Ular Masuk ke Rumah
Selain menanam tanaman pengusir ular, beberapa langkah pencegahan berikut juga perlu dilakukan:
Bersihkan halaman secara rutin
Pastikan tidak ada celah di bawah pintu atau pagar
Jaga lingkungan agar tidak menjadi sarang tikus
Periksa area belakang rumah
Gunakan lampu halaman
Dengan menggabungkan tanaman-tanaman pengusir ular dan menjaga kebersihan lingkungan, peluang ular masuk ke area rumah akan berkurang secara signifikan.
Tanaman menjadi salah satu solusi alami yang bisa membantu menjaga keamanan rumah dari ancaman ular. Serai wangi, marigold, lidah buaya, bawang putih, mint, sansevieria, serta saka lily dan andong merah adalah beberapa jenis tanaman yang memiliki kemampuan untuk mengusir ular berkat aroma, tekstur, atau komponen tertentu yang tidak disukai ular.
Dengan penataan yang tepat dan perawatan sederhana, tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai penangkal, tetapi juga mempercantik halaman, meningkatkan kualitas udara, dan menambah kenyamanan rumah. Menggabungkan penggunaan tanaman pengusir ular dengan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan akan menciptakan benteng alami yang efektif untuk melindungi rumah dari hewan liar ini.
Jika Anda sedang mencari properti yang aman, nyaman dan berada di lokasi strategis, Anda bisa jatuhkan pilihan ke Ray White CBD Jakarta. Ray White CBD Jakarta hadir untuk membantu Anda berikan solusi properti terbaik. Ray White telah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang properti. Dapatkan informasi lebih lanjut di website Ray White CBD Jakarta di https://cbdjakarta.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!
Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)
Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)